
Jereweh KSB, Mediajejakdigital– Festival Melala Desa Goa, Kecamatan Jereweh, tahun ini tampil beda. Suasana nyaman dan penataan mewah jadi pembeda utama dari tahun-tahun sebelumnya.
Sebanyak 18 Sandro atau ahli racik minyak tradisional hadir dari 20 Sandro yang diundang. Mereka menempati posisi di tengah-tengah arena untuk meracik minyak secara langsung di hadapan pengunjung.
Penataan tempat dibuat berbeda. Para Sandro berada di area pusat, sementara tamu dan pengunjung ditempatkan di sisi kanan dan kiri arena. Konsep ini sengaja dihadirkan agar masyarakat bisa melihat langsung proses pembuatan minyak melala dari dekat.
“Nuansa mewah dihadirkan untuk memberi pengalaman berbeda. Tujuannya agar tradisi melala tidak hanya dilestarikan, tapi juga dinikmati dengan cara baru, “ujar Ketua Panitia A. Wahid S. Sos.
Festival Melala Desa Goa merupakan agenda rutin untuk menjaga kearifan lokal Sumbawa Barat. Dengan konsep baru ini, panitia berharap tradisi warisan leluhur semakin dikenal luas generasi muda sekaligus menarik minat wisatawan. (Arip/mjd)
