
Stigma Bahasa Arab Sulit Dipatahkan, Peneliti Serahkan “Q-Smart Learning” ke MTsN 2 Mataram

Stigma Bahasa Arab Sulit Dipatahkan, Peneliti Serahkan “Q-Smart Learning” ke MTsN 2 Mataram
Mataram, Mediajejakdigital– MTsN 2 Mataram resmi menerima penyerahan hasil riset dan produk inovasi pembelajaran Bahasa Arab Al-Qur’an bertajuk “Q-Smart Learning”. Penyerahan dilakukan Selasa, 26 Mei 2026 di MTsN 2 Mataram.
Program ini dirancang untuk merevolusi metode belajar Bahasa Arab di madrasah agar lebih cepat, mudah, dan interaktif. MTsN 2 Mataram menjadi salah satu mitra strategis penerapan riset keagamaan dengan pendekatan “belajar di dan untuk Al-Qur’an”.
*Integrasi Modul, Buku, dan Aplikasi Mobile*
Tim periset menyerahkan 3 produk utama: modul belajar, buku panduan, dan pengenalan aplikasi digital “Q-Smart Learning (QSL): Pengembangan Model dan Aplikasi Belajar Bahasa Arab Al-Qur’an”.
Q-Smart Learning bertujuan mengakrabkan siswa dengan komunikasi Al-Qur’an. Siswa tidak hanya menghafal kosakata, tetapi juga menangkap “sense” kebahasaan Al-Qur’an melalui visualisasi digital yang interaktif.
“Q-Smart Learning merupakan program pembelajaran Bahasa Arab Al-Qur’an yang mengusung kemudahan dan kecepatan peserta didik dalam mempelajari bahasa Arab. Kami mengawalinya dengan metode pengenalan dan pembiasaan kata atau kalimat yang paling sering muncul di dalam Al-Qur’an. Buku dan modul yang kami serahkan hari ini telah terintegrasi dengan rancangan aplikasi mobile, sehingga siswa bisa belajar secara mandiri, kapan saja, dan di mana saja,” ujar Ketua Kelompok Peneliti, Prof. Amir Aziz.
Tim periset lain yang hadir yaitu Dr. Firdaus, Nurlita, M.Pd, Ahmad Nurjihadi, M.Ag, dan Lalu Suprawan, M.EI. Menurut tim, riset ini lahir dari kegelisahan atas stigma bahwa Bahasa Arab itu sulit. Kolaborasi metodologi pengajaran dan manajemen ekonomi digital membuat modul ini adaptif untuk generasi Z dan Alfa.
*MTsN 2 Mataram Komitmen Uji Coba*
Pihak madrasah menyambut antusias. Wakil Kepala MTsN 2 Mataram, Ahmad Ijazi, S.Ag., menyatakan siap langsung uji coba instrumen baru ini di kelas.
“Kami sangat bersyukur dan bangga MTsN 2 Mataram dipilih menjadi salah satu lokus penerapan hasil riset Q-Smart Learning ini. Jujur saja, tantangan terbesar saat ini adalah menjaga fokus anak-anak dalam belajar bahasa Arab Al-Qur’an. Dengan adanya modul yang sistematis dan pendekatan aplikasi ini, kami optimis motivasi belajar anak-anak akan meningkat tajam. Ini sejalan dengan visi madrasah kami untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul IPTEK, tetapi juga kuat secara IMTAK dan pemahaman Qur’ani,” tegas Ahmad Ijazi.
Usai penyerahan, agenda selanjutnya adalah pelatihan _Training of Trainers_ bagi guru Bahasa Arab MTsN 2 Mataram. Tim periset juga akan melakukan evaluasi berkala untuk menyempurnakan performa aplikasi sebelum dirilis massal ke masyarakat di platform digital. (Aw/mjd)
