RESMI! SIAGA PRIMA KSB Jalan, TRC Ambulans Satu Komando Siap 24 Jam

_28.672 Layanan TRC Ambulans, 85% Non-Emergency. Bupati: Ini Langkah Nyata Dekatkan Kesehatan ke Masyarakat_

Taliwang KSB, Mediajejakdigital.net– Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat resmi meluncurkan SIAGA PRIMA KSB. Sistem Integrasi dan Akselerasi Gerakan Pelayanan Primer Berbasis Risiko Kabupaten Sumbawa Barat. 
 
Peluncuran bersama TRC Satu Komando Terintegrasi Aplikasi KSB Maju dilakukan di Aula Lantai 3 Sekretariat Daerah KSB, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini sekaligus menutup Peningkatan Kapasitas dan Lomba TRC Ambulans Puskesmas Tahun 2026.
 
DILUNCURKAN BUPATI AMAR, HADIR SELURUH JAJARAN
 
Kegiatan dihadiri Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., Asisten Administrasi Umum, Kadinkes dr. Carlof, M.M.R.S., M.Q.M, Sekdis Akhiruddin Juliadi, Direktur RSUD Asy-Syifa’, Kepala Puskesmas, petugas TRC Ambulans, hingga Direktur Emergency Link Medika Indonesia.
 
Bupati secara resmi meluncurkan SIAGA PRIMA dengan menyentuh layar sebagai simbol dimulainya penerapan sistem baru ini.
 
TRC AMBULANS: 28.672 LAYAN, 85% KASUS NON-EMERGENCY
 
Sejak diluncurkan 31 Mei 2025, layanan TRC Ambulans berbasis Puskesmas terus berkembang. 
 
Hingga 31 Agustus 2026, 10 TRC Ambulans Puskesmas telah memberikan 28.672 layanan. Naik signifikan dari tahun 2025 yang hanya 6.609 layanan.
 
Data menarik: – 85,91% layanan = kasus non-emergency – 12,53% = kunjungan layanan kesehatan terjadwal- 1,56% = kasus emergency
 
“Ini menunjukkan TRC sudah berkembang menjadi bagian pelayanan aktif Puskesmas yang menjangkau masyarakat langsung,” ujar Kadinkes.
 
Profil kunjungan juga didominasi Penyakit Tidak Menular : Hipertensi 32,62% dan Diabetes Melitus 13,27%.
 
3 KEKUATAN SIAGA PRIMA KSB
 
Dinkes mengembangkan SIAGA PRIMA berbasis 3 pilar: 1.  SIAGA DATA Mengintegrasikan data yang tersebar menjadi informasi dan peta risikomelalui dukungan Aplikasi KSB Maju. 2. SIAGA SISTEM, TRC Ambulans diperkuat jadi *TRC Satu Komando. Pelayanan antar-Puskesmas berjalan dalam 1 sistem koordinasi terintegrasi. 3. SIAGA LAYANAN, TRC didorong semakin proaktif menjangkau masyarakat, termasuk mengoptimalkan peran Puskesmas Pembantu sebagai first responder.
 
Tujuan akhirnya: lebih cepat ditemukan, cepat direspons, pelayanan tepat, dan tindak lanjut terpantau.
 
ARAHAN BUPATI: TERUS PERBAIKI DAN TINGKATKAN KOMPETENSI
 
Bupati Amar mengapresiasi petugas TRC yang konsisten melayani masyarakat. “Keberadaan TRC telah memberikan manfaat nyata mendekatkan akses pelayanan kesehatan,” ujarnya.
 
Ia menilai SIAGA PRIMA adalah langkah positif. Keberhasilan diukur dari respons dan penerimaan masyarakat. Testimoni dan survei kepuasan jadi bukti program ini dirasakan manfaatnya.
 
Bupati juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan peningkatan kualitas petugas agar pelayanan tetap profesional, cepat, dan konsisten.
 
RANGKAIAN: PELATIHAN  DAN PENGHARGAAN
 
Peluncuran dirangkai dengan pelatihan BTCLS – Basic Trauma Cardiac Life Support dan Wound Care untuk petugas TRC. 
Sekaligus diberikan penghargaan kepada peserta terbaik dan pemenang Lomba TRC Ambulans Puskesmas 2026. (*/mjd) 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *