
Tuntut Pendidikan Layak, FMN Mimika Dorong Renovasi Gedung dan Peningkatan Fasilitas UT

MIMIKA, Mediajejakdigital.net – Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Mimika menggelar kegiatan Ngopi dan Kajian sebagai ruang diskusi untuk membahas berbagai persoalan pendidikan dan tuntutan mahasiswa di Kabupaten Mimika, khususnya terkait peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Universitas Timika (UTI).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FMN dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa dan mendorong pemerataan akses pendidikan yang layak bagi seluruh mahasiswa di Mimika.
Dalam kajian tersebut, FMN Cabang Mimika mengangkat sejumlah tuntutan strategis. Salah satu poin utama adalah renovasi dan pembangunan gedung UTI. FMN mendorong agar pemerintah dan pihak kampus melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi bangunan, ruang kuliah, sanitasi, hingga aspek keamanan kampus agar kebutuhan perbaikan dapat ditentukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Selain infrastruktur, FMN juga menekankan pentingnya peningkatan sarana pendidikan, meliputi perpustakaan, laboratorium, akses internet, serta fasilitas penunjang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing program studi.
Isu akses pendidikan turut menjadi sorotan. FMN Cabang Mimika mendorong adanya transparansi dalam penyaluran bantuan biaya kuliah dan beasiswa, termasuk mekanisme penetapan mahasiswa sebagai penerima bantuan agar prosesnya berjalan secara terbuka, adil, dan tepat sasaran.
Ketua FMN Cabang Mimika menyampaikan, pihaknya mendorong Pemerintah Kabupaten Mimika dan DPRK Mimika untuk duduk bersama dengan mahasiswa serta pihak pengelola UTI guna membahas kebutuhan kampus secara komprehensif dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa.
“Pendataan kebutuhan mahasiswa penting untuk dilakukan, terutama untuk mengidentifikasi hambatan seperti persoalan biaya kuliah, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta kesulitan yang dapat menghambat mahasiswa dalam menyelesaikan studi,” ujarnya.
Melalui kegiatan Ngopi dan Kajian ini, FMN Cabang Mimika berharap persoalan pendidikan tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret yang melibatkan pemerintah daerah, DPRK Mimika, pihak kampus, dan mahasiswa.
FMN menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu pendidikan dengan semangat Pendidikan Ilmiah, Demokratis, dan Mengabdi kepada Rakyat, agar mahasiswa di Kabupaten Mimika memperoleh fasilitas pendidikan yang layak, akses bantuan pendidikan yang transparan, serta kesempatan yang lebih adil untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. (Red/mjd)


