Lombok Timur, Mediajejakdigital– Bisa ditebak siapa yang merajai Gelanggang Mawar kelas Pra Remaja A di Kejuaraan Wilayah VI (Kejurwil VI) Tapak Suci NTB.
Tercatat nama Ghazi Ilmi Khairurrahman, siswa kelas IX.C SMP Negeri 3 Sumbawa yang sukses mengalahkan semua atlit saingan.
Acara yang berlangsung di Selong, Lombok Timur mulai 20-26 Desember 2025 ini benar-benar menyaksikan kemegahan prestasinya.
ini even kejurwil pertama yang diikuti Ghazi. Sebelumnya, ia pernah terjun di kejurda 2025 menjadi atlit terbaik dan itu juga pengalaman perdananya.
Kepada awak media Mediajejakdigital , Selasa (24/12/2025), Ghazi dengan penuh semangat menceritakan perjalanan kemenangannya.
“Alhamdulillah, saya baru dua kali ikut lomba kayak gini, dan dua kali juga dapat medali emas!” teriak Ghazi dengan senyum lebar.
Tanpa dukungan orang tua, pelatih, dan semua guru di sekolah, prestasi ini pastinya tidak tercapai. “Terima kasih pelatih, ibu kepsek SMPN 3 Sumbawa, wali kelas, dan orang tua saya, terima kasih udah selalu support saya!” ucapnya dengan penuh rasa syukur.
Semua prestasi yang diraih, baik di tingkat daerah maupun wilayah, ia persembahkan khusus untuk orang tua, pelatih, guru, dan juga Tapak Suci Sumbawa. Ini bukan cuma kemenangan pribadi, tapi juga kebanggaan untuk semua yang telah membimbingnya.
Ghazi menambah ceritanya saat melawan tuan rumah dari Lombok Timur di pertandingan penentuan, “sempat nerves banget! tapi beruntung, di ronde pertama langsung raih nilai 200 plus karena bantingan keras yang membuat lawan terjatuh dua kali. Ronde kedua, tendangan harimau dan tinjuan tepat sasaran bikin lawan langsung ciut!”.
Meski menang, pertandingan itu tidak semudah yang dibayangkan, ada jual beli serangan yang sengit “Pukulannya sempat mengenai mulut dan belikat saya, masih sakit sampai sekarang,” ceritanya dengan senyumannya yang khas terlihat.
Seperti kata pepatah, Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, itulah yang melatarbelakangi seorang Ghazi hingga saat ini, berdasarkan Informasi yang diperoleh, Ghazi Ilmi Khairurrahman adalah putra dari Muhammad Isnaini, SH yang juga menjabat Sekjen Tapak Suci Sumbawa, segaligus mantan atlit dan pengacara muda top serta Ibu Darmi, S.Pd, guru ASN di SD Negeri 10 Sumbawa. Orang tua yang menjadi contoh teladan, berani namun tetap dalam etika dan tatakrama.
Tentu ada bangga dan bahagia, bagi semua pihak atas prestasi yang hari ini diraih, kelak bukan hanya di kejuaraan tinggat wilayah, tapi berlaga di tinggat nasional dan internasional.(HARTADI/mjd)
