Lunyuk-Sumbawa Besar, Mediajejakdigital – Memasuki hari keempat pencarian Rizki (29), korban yang hilang terbawa arus Sungai Brang Bae, tim gabungan langsung kembali menyisir area sekitar titik nol di mana korban pertama kali dinyatakan hilang. Setiap langkah mereka diiringi harapan menemukan jejak yang bisa mengarah ke lokasi korban.
Tim yang terlibat dalam operasi ini tidak sedikit. Antara lain ada BPBD Kabupaten Sumbawa, BASARNAS, TNI/Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, Pramuka Peduli, Pemerintah Kecamatan Lunyuk, Pemerintah Desa Lunyuk Rea, dan juga TRC Orari Lokal Sumbawa. Semua bekerja bersama-sama dengan tujuan yang sama: menemukan Rizki.
Dalam penyisiran sejauh kurang lebih 600 meter dari titik awal hilangnya korban, regu dari Damkar dan Basarnas mendapatkan hasil pertama. Mereka menemukan tas milik Rizki yang tertimbun pasir di dasar sungai. Ketika tas itu ditarik keluar, semuanya berharap ada petunjuk penting di dalamnya.
Budiansyah, anggota tim Damkar yang terlibat dalam penyisiran, menceritakan bahwa tas tersebut ditemukan saat mereka bekerja sama dengan rekan dari Basarnas. Kedua regu itu sedang teliti setiap sudut di sekitar dasar sungai ketika mata mereka menangkap sesuatu yang terlihat seperti benda berbahan kain.
“Di dalam tas korban ditemukan sejumlah barang pribadi, di antaranya KTP, STNK, SIM C, serta uang tunai,” ujar Budiansyah. Setiap barang yang ditemukan langsung dicatat, karena itu bukti nyata bahwa tas itu memang milik Rizki yang sedang dicari.
Dr. Ruadianto Ar., Kepala Bidang II Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa yang mewakili Kepala Pelaksana BPBD, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan bahwa tas ditemukan oleh regu Damkar dan Basarnas, dan seluruh proses itu disaksikan langsung oleh unsur BPBD, TNI, dan Polri yang ada di lokasi.
”Setelah dilakukan pendataan terhadap isi tas, barang-barang tersebut langsung kami serahkan kepada pihak keluarga korban. Semoga ini menjadi titik terang dalam upaya pencarian korban,” ungkapnya. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama karena cuaca tiba-tiba memburuk dan ekstrem, memaksa tim menghentikan pencarian sementara demi keselamatan semua personel.
Danpos Basarnas, Firdaus menjelaskan, bahwa “pencarian kami hentikan sementara, besok akan lanjutkan dengan memperluas area pencarian,” jelasnya. Sementara itu, Sekretaris Camat Lunyuk Wendi Saputra mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke pihak berwenang jika melihat sesuatu yang mencurigakan terkait korban. “Kami berharap partisipasi aktif masyarakat untuk membantu proses pencarian korban,” ujarnya di lokasi. (HARTADI/mjd)
