Taliwang KSB, Mediajejakdigital–Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyoroti Perumda Bintang Bano terkait beberapa hal, termasuk pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Perumda Bintang Bano, termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya air dan keuangan daerah.
Menurut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, H. Basuki AR, menungkapkan, Perumda Air Minum Bintang Bano saat ini sedang melakukan perbaikan keuangan setelah mengalami kerugian hingga milyaran rupiah pada tahun 2024.
“Berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP), Perumda Bintang Bano telah menunjukkan perubahan signifikan dalam kinerjanya dengan penurunan kerugian. Saat ini dalam masa perbaikan keuangan dan berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), ” terang H. Basuki saat di temui media, Senin (29/9).
Dalam keterangan yang lalu, Laporan defisit anggaran Perumda Bintang Bano mencapai Rp3 miliar, namun menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan 2 tahun sebelumnya, atau masa jabatan terdahulu. “Dengan manajemen baru, Perumda Bintang Bano memiliki harapan untuk terus meningkatkan kinerjanya dan menurunkan kerugian, ” tambah H. Basuki.
Sejauh ini, Kata H. Basuki, Perumda Bintang Bano berupaya meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumber daya air yang ada, seperti Bendungan Bintang Bano yang memiliki kapasitas air baku mencapai 550 liter/detik.
“Komisi III DPRD Sumbawa Barat memberikan apresiasi atas kemampuan Perumda Bintang Bano dalam menurunkan kerugian dan berharap kinerja perusahaan akan terus membaik di masa depan, ” tutupnya. (*/mjd)
